Percakapan Konseling Mikro Tahap Kegiatan Inti Menggunakan 4 Teknik
Konseli : Pak ada orang satu kelasku dia tidak suka dengan saya pak . Setiap nilaiku naik atau tinggi pak suka lain-lain sama saya pak . Tapi saya tidak tahu juga pak kalau gara-gara nilai kah dia lain-lain sama saya .Konselor : berarti kamu bilang itu orang tidak suka kamu tapi dia suka mencari tahu tentang kamu begitu ?(Teknik Confronting)
Konseli : Iye pak dia tidak suka saya tapi dia sering ji caritahu tentang saya pak seperti toh pak kalau tentang nilai dia cari tahu betul itu tentang saya pak .
Konselor : hah , jadi itu orang setiap tentang nilaimu dia cari tahu betul ?
Konseli : iya pak dia cari tahu betul itu pak .
Konselor : jadi yang dia cari tahu itu cuma tentang nilaimu saja ?
Konseli : Saya tidak tahu juga pak , karena saya tidak tahu pak apa kasian yang dia tidak suka kan sama saya pak . karena dia suka juga ceritakan saya dibelakangku pak . baru biasa juga tiba-tiba dia langsung tidak ajak saya bicara pak .
Konselor : berarti ada satu kelasmu yang tidak suka sama kamu dan dia ceritakan terus kamu dibelakangmu tapi kenapa kamu bisa tahu dia suka ceritakan kamu dibelakangmu ?
Konseli : Karena toh pak setiap saya suka pergi sama mereka kayak mereka lain-lain sama saya pak . Dengan seakan-akan mereka kayak jauhi saya pak .
Konselor : Jadi itu dikelas kamu suka kayak dijauhi kah ?
Konseli : Iye pak . karena kasian toh pak biasa kalau teman-teman lain mereka kumpul-kumpul saya suka mi juga ikut-ikut . tapi tiba-tiba pak mereka langsung lain-lain pak kayak mereka lagi cerita pak langsung berhenti ceritanya karena ada saya pak .
Konselor : berarti gara-gara itu temanmu yang tidak suka kamu, suka cerita sama teman-temanmu yang lain . Maka dari itu teman-temanmu yang lain langsung jauhi kamu ?
Konseli : iya pak begitu . kayaknya toh pak kalau mereka begitu terus pak rasanya pak saya ingin mi berhenti sekolah pak . saya capek pak mereka suka jauhi saya sedangkan saya tidak tahu apa salahku sama teman-temanku yang lain ? kenapa mereka juga ikut jauhi saya pak (sedih) (Teknik interpretasi)
Konselor : Kalau kamu berhenti sekolah Cuma gara2 kamu dijauhi sama teman2mu toh . Malah dorang akan semakin senang dan malah itu yang tidak suka kamu toh dia tambah banyak mi bahan ceritanya untuk ceritakan kamu . ( Teknik interpretasi )
Konseli : tapi pak saya capek kasian pak . saya kesekolah mau belajar pak tapi malah saya tidak bisa konsen pak gara-gara mereka suka bisi-bisi pak dibelakangku.
Konselor : abaikan mi saja apa yang dorang teman-temanmu mau cerita .. jangan mi kamu dengar.
Konseli : bagaimana pak caranya saya tidak mau dengar pak nah dorang dibelakangku pak kasian dorang suka cerita pak .. Saya capek pak kasian kalau dorang begitu biasa saya berpikir pak kalau saya ingin kasian pak mau pukul dorang pak ..
Konselor : tidak boleh begitu ,kalau kamu pukul itu yang tidak suka kamu . Teman-teman yang lainmu tambah jengkel mi kamu . Mereka berpikir mi kalau yang dia cerita itu orang betul mi .
Konseli : saya mau bagaimana kasian pak . Masalahnya kasian pak bukan hanya disekolah saja pak . tapi pak kalau di luar sekolah juga pak dia suka kasian singgung-singgung saya pak .
Konselor : Jadi dia suka juga singgung-singgung kamu diluar sekolah ?
Konseli : iye pak . Saya capek mi pak dengan sifatnya kasian pak( sedih)
Konselor : Berarti kamu lelah mi dengan sifatnya begitu ? ( Teknik Refleksi )
Konseli : iye pak saya lelah. saya tidak tahu pak harus bagaimana pak.. tidak di dalam kelas diluar kelas pun juga pak dia begitu..
Konselor : berarti kamu merasa tidak dihargai baik didalam kelas maupun diluar kelas ?
Konseli : iye pak saya merasa tidak dihargai pak ..
Konselor : berarti ini juga pengalaman burukmu ? karena biar diluar kelas dia suka juga ceritakan kamu sehingga kamu di jauhi ?
Konseli : iye pak pengalaman buruk kasian ini pak .
Konselor : berarti ini pengalaman burukmu di ? ( Teknik Pemberian dukungan )
Konseli : iye pak kasian
Konselor : hmmm .. oh yaa ( kepala dianggukan )
Konseli : Pak lebih baik saya ajak saja dia bicara di pak , saya tanya dia apa salahku sehingga dia tidak suka dengan saya pak . Atau pak saya biarkan saja dia begitu pak sampai dia capek ji nanti tidak suka saya pak.
Konselor : jadi menurutmu toh yang mana kamu pilih dari itu pilihan sehingga menurutmu kamu nyaman .
Konseli : menurutku pak lebih baik saya ajak bicara baik-baik baru saya tanya pak apa yang dia tidak sukai saya pak atau apa salahku pak, supaya saya tahu mi pak apa yang dia tidak suka kan saya pak .
Konselor : ohhh iyaaa ( memberikan senyuman ) kapan kira2 kamu akan mulai ?
Konseli : insyallah pak besok saya mulai mi pak .
Konselor : jadi apa mi yg mendukung keberhasilan dari pilihanmu ?
Konseli : mungkin pak dia tidak akan mi ceritakan saya lagi pak dengan saya tidak dijauhi mi dikelas pak .
Konselor : ohh iyaa rencana yang bagus sekali .. kamu pasti bisa melakukan perubahan itu
Konseli : iyaa makasih pak